Balikpapan — Dinamika organisasi kepemudaan Balikpapan Youth Spirit (BYS) memasuki fase baru seiring dilaksanakannya pergantian kepemimpinan. Tongkat estafet yang sebelumnya dipegang Malik Al Hafidz kini resmi diserahkan kepada Akbar Rasya, menandai dimulainya era kepengurusan baru yang untuk pertama kalinya ditetapkan berlangsung selama dua tahun.
Momen transisi ini tidak hanya menjadi agenda struktural, tetapi juga sarat makna sebagai proses regenerasi dan penguatan nilai-nilai organisasi. Pergantian kepemimpinan dipandang sebagai langkah strategis agar BYS tetap relevan, adaptif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman yang terus berubah.
Malik Al Hafidz dalam refleksinya menyampaikan bahwa keberlanjutan BYS tidak ditentukan oleh figur semata, melainkan oleh konsistensi semangat dan nilai yang dijaga bersama. Ia menilai pergantian kepemimpinan merupakan bagian alami dari perjalanan organisasi yang sehat.
Menurut Malik, sejak awal BYS dibangun sebagai ruang kolaborasi bagi anak muda yang ingin bergerak dan memberi dampak. Oleh karena itu, ia meyakini kepemimpinan Akbar Rasya akan mampu melanjutkan arah perjuangan sekaligus membawa energi baru bagi organisasi.
Sementara itu, Akbar Rasya menyadari bahwa amanah yang diterimanya bukanlah tugas ringan. Ia menyampaikan bahwa kepemimpinan di BYS harus dimaknai sebagai tanggung jawab kolektif untuk merawat ruang tumbuh bagi kreativitas, gagasan, dan aksi sosial anak muda Balikpapan.
Akbar menegaskan bahwa ke depan BYS akan berfokus pada penguatan program yang sudah berjalan, sembari membuka peluang inovasi dan kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pihak. Pendekatan inklusif disebut menjadi salah satu prinsip utama agar BYS dapat merangkul lebih banyak anak muda dengan latar belakang yang beragam.
Penerapan masa kepengurusan dua tahunan dinilai sebagai langkah penting dalam membangun perencanaan organisasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Dengan rentang waktu yang lebih panjang, BYS berharap setiap program dapat dirancang, dilaksanakan, dan dievaluasi secara lebih matang.
Melalui transisi kepemimpinan ini, Balikpapan Youth Spirit kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi wadah pembelajaran, pengembangan diri, dan penggerak kontribusi positif anak muda, demi menghadirkan dampak nyata bagi Kota Balikpapan dan lingkungan sekitarnya.
![]()








